Rabu, 29 April 2026

Mengenal Diri Sangat Penting

Jurnal Kejujuran Diri Dari Menyalahkan ke Bertumbuh

Hari ini aku menatap diriku tanpa topeng.

Aku menyadari bahwa selama ini aku lebih sering menunjuk ke luar daripada melihat ke dalam. Aku menyalahkan orang lain atas keadaan yang sebenarnya lahir dari kekuranganku sendiri kemampuanku yang belum diasah, bakatku yang belum aku realisasikan, dan usahaku yang masih setengah hati.

Ada bagian dalam diriku yang takut menghadapi kenyataan. Takut bahwa aku memang belum cukup kuat, belum cukup disiplin, belum cukup berani. Maka aku mencari pembenaran, seolah itu bisa melindungiku dari rasa gagal. Tapi kini aku tahu, itu justru yang memenjarakanku.

Aku menyebut diriku “pencundang”, tapi jika aku jujur, aku hanya seseorang yang terlalu lama menghindar dari perjuangan.

Setiap kali berada di titik rawan saat aku seharusnya bertahan dan belajar aku memilih lari. Dan pelarian itu aku bungkus dengan menyalahkan orang lain, agar aku tidak perlu merasa bertanggung jawab.

Hari ini aku tidak ingin lagi hidup dalam dunia itu. Dunia yang penuh alasan, penuh sandiwara, penuh topeng seperti badut yang tertawa di luar namun kosong di dalam.

Aku mulai memahami bahwa “penyakit” ini bukan untuk aku benci, tapi untuk aku sadari dan aku sembuhkan. Ia tumbuh dari kebiasaan yang aku ulang, dan hanya bisa berubah jika aku berani memutusnya.

Mulai hari ini:

Aku akan berhenti menyalahkan, dan mulai mengambil tanggung jawab sekecil apapun itu.

Aku akan belajar, walau perlahan.

Aku akan melatih diriku, walau terasa berat.

Aku akan tetap tinggal saat sulit, bukan lari.

Aku tidak harus langsung menjadi hebat.

Aku hanya perlu berhenti menjadi seseorang yang terus menghindar.

Dan mungkin di balik semua ini, aku bukan sedang hancur.

Aku hanya sedang dibentuk jika aku mau berhenti bersembunyi dan mulai melangkah.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda