Cinta yang abadi
Aku adalah laut yang kau panggil ibu,
dan sejak ayahmu pulang ke langit,
ombakku belajar lebih tenang
meski di dalamnya rindu tak pernah diam.
Kalian tetap musim di tubuhku,
tumbuh dari cinta yang tak lengkap,
namun hangatnya masih ada
tersisa dari pelukannya yang kini jadi doa.
Anakku,
jika kau mencari ayahmu,
temukan ia dalam keberanianmu,
sebab cintanya hidup di dalam dirimu.
Aku akan tetap menjadi rumah,
untuk kita yang belajar utuh
meski kehilangan.


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda